fashingnet.com-
ilustrasi
Pemerintah Jawa Timur mengkaji kemungkinan larangan menggelar pertandingan di Jawa Timur, terkait konflik antarsuporter di Jawa Timur.Meninggalnya lima suporter Persebaya atau bonek, serta terus berlangsungnya konflik antarsuporter membuat Gubernur Jawa Timur Soekarwo angkat bicara. Gubernur mengaku prihatin dengan kondisi sepak bola Jawa Timur. Konflik antarsuporter menurutnya selalu saja muncul.Tujuan pelarangan pertandingan sepak bola adalah untuk meredam permusuhan antarsuporter, yang belakangan marak terjadi. Moratorium tersebut dibahas dengan seluruh stakeholder sepak bola lainnya di Jawa Timur, termasuk dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur dan Panglima Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya.Moratorium pertandingan sepak bola merupakan antisipasi sekaligus pembelajaran buat para klub dan suporter agar dapat berkompetisi lebih sportif. Pakde, begitu sapaan akrab Gubernur Soekarwo, juga akan melakukan pertemuan antarklub dan suporter Jawa Timur untuk mencari solusi konflik. Meskipun hal itu diakuinya sulit."Tapi harus dibicarakan, Tidak hanya kita dengar. Harus ada langkah kongkret, misalnya penjarangan (jarang) adanya pertandingan," tegas Pakde Karwo.Hal itu menurutnya dilakukan, untuk pendidikan, pencerahan dan sebagai introspeksi. "Keamanan dan ketertiban menjadi prioritas. Bukan semata-mata kompetisi kemudian menghasilkan perpecahan. Namun saya tidak bisa memaksakan kehendak Saya. Harus dibicarakan bersama. Tujuannya satu, yaitu mengurangi kekerasan," pungkas Pakde Karwo.(RIZ)
http://www.komplikasi.com/2012/03/gubernur-akan-kaji-larangan.html
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
Artikel Terkait: