fashingnet.com- Bom pipa paralon meledak di kompleks Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Baitusyakur yang sedang dibangun di Jl Tamtama Barat IX/ 57, Ngesrep, Banyumanik, Semarang. Tiga pekerja bangunan menjadi korban.
Berikut kronologi yang dihimpun di lokasi kejadian.
*Pukul 09.30 WIB, Imam Sukayat (45), yang sedang membuang sampah di pinggir kali yang jaraknya sekitar 10 meter dari lokasi proyek Ponpes menemukan sebuah pipa pralon.
*Pipa paralon tersebut berukuran panjang 20 sampai 30 centimeter dan berdiameter 5 centimeter dengan kedua ujung tertutup serta ada kabel berwarna putih yang menempel di pralon.
*Mengira paralon yang ditemukannya milik pekerja bangunan Yayasan Baitusyakur, Imam pun memberikannya kepada satu di antara para pekerja, tersebut yang bernama Dwi.
*Penasaran dengan pipa tersebut, Dwi memberitahu dua rekannya yakni Ngatmin, dan Santo.
*Pukul 10.30 WIB, ketiga pekerja bangunan tersebut penasaran dengan kabel yang terjuntai di dalam pipa. Mereka menyambungkan kabel-kabel tersebut. Dan tiba-tiba bom meledak dengan keras.
*Akibatnya ketiga orang pekerja bangunan tersebut mengalami luka. Satu pekerja bangunan mengalami luka cukup serius.
*Warga sekitar mengira suara ledakan tersebut dari ban pecah. Ketiga korban yang terluka itu baru diketemukan terkapar oleh mandor mereka setelah 1 jam dari peristiwa ledakan.
*Ketiga korban dievakuasi ke rumah sakit Karyadi, Semarang.
http://www.tribunnews.com/2012/03/15/kronologi-bom-di-ponpes-semarang-3-pekerja-bangunan-terluka
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
Artikel Terkait: