 |
Saleh Mukadar: Jangan Salahkan PSSI Minta Tanggung Jawab PT Liga Indonesia dong |
fashingnet.com-Aksi pembelian beberapa klub di luar negeri yang dilakukan oleh Bakrie Group, antara lain Brisbane Roar (Liga Australia) dan Visse (Divisi II Belgia) mendapat kecaman keras dari mantan anggota DPRD Surabaya, Saleh Ismail Mukadar.
Menurut Saleh Mukadar yang juga menjabat sebagai Deputi Sekjen Bidang Kompetisi PSSI ini, langkah pembelian klub-klub yang menghabiskan dana yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah tersebut, sangatlah tidak etis dan tidak bermoral. Pasalnya, pada saat yang sama perusahaan milik taipan Aburizal Bakrie ini tengah dituntut pertanggungjawabannya, untuk menanggulangi para korban semburan lumpur Lapindo di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang terjadi sejak 9 September 2006 dan belum teratasi hingga kini.
“Untuk membeli klub di luar negeri yang menghabiskan dana miliaran rupiah, duitnya ada, tapi kalau untuk mengganti kerugian para korban yang telah kehilangan rumah dan mata pencaharian mengaku tak punya uang. Itu namanya tidak jujur,” ungkap Saleh Mukadar disela-sela berziarah ke makam pendiri PSSI Soeratin di Bandung, Rabu (18/4/2012).
Ia juga heran bukankah tiap bulan mereka juga harus mendanai beberapa klub lokal. Belum lagi mendanai kompetisi Ilegal yang diikuti 18 Klub.
"Untuk bola bisa tapi untuk membantu masyarakat yang terkena lumpur lapindo tidak ada uang cash (baca kes.Red)," tandasnya.
Terkait permohonan pinjaman dana ganti rugi korban lumpur Lapindo yang diajukan oleh PT Lapindo Brantas Inc (salah satu anak perusahaan Bakrie Group) ke pemerintah baru-baru ini, Saleh berpendapat pemerintah jangan mau didikte oleh perusahaan tersebut.
“Boleh-boleh saja pemerintah membantu memberikan pinjaman dana yang diajukan oleh PT Lapindo Brantas Inc. Akan tetapi, pemerintah jangan mau didikte. Pemerintah harus memaksakan klausul bersedia memberikan pinjaman dengan catatan kekayaaan perusahaan tersebut harus disita dan menjadi milik pemerintah,” tandasnya.
Pria yang dikenal paling vokal dan frontal dalam mengkritisi kepemimpinan Ketua Umum PSSI yang lama, Nurdin Halid ini juga menegaskan apapun opsi penyelesaian penggantian kerugian korban lumpur Lapindo. Yang pasti pemerintah harus memaksa PT Lapindo Brantas Inc menanggungjawabi para korban yang telah menderita sekian lama.
“PT Lapindo Brantas Inc sejak awal terjadinya semburan lumpur ini lebih sering mengingkari perjanjian-perjanjian yang telah disepakati bersama dengan korban. Untuk itu saya berharap, pemerintah bisa bersikap lebih tegas lagi. Pemerintah harus paksa PT Lapindo Brantas Inc untuk bertanggung jawab keapda para korban Lapindo,” paparnya.
sumber :
http://www.tribunnews.com/2012/04/18/biayai-klub-bisa-tapi-ganti-korban-lumpur-lapindo-tak-bisa
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
Artikel Terkait: