
Om Bege kurang kerja keras sesuai dgn protap nya
Ajengan Bojles hanya wara wiri wer werrrrr
Kemas Ijal Baunk minusss...
makin lama makin harus check up lg...
Hendra Baladewa Sembilan Belas Yang muda mabok yang tua korup..
Aji Khysir Sibuk sendiri, ga prnah dnger suara rakyat.
Catur Fajar A konstituen kan bs kelak jd kader selain mendukung juga bs mengkritisi kinerja seniornya..dan Dewan Kehormatan jg bs akurat menganalisa pr anggota dewan.. sedang kita kurang kompeten jk tak punya wadah bicara, apalagi menilainya?
Edhay Edan Lw mnurut aq DPR da bkerja KERAS mencari DUIT n da melakukn yg trbaik wt KELUARGANYA... Sykur alhmdlh KELUARGANYA uda MAKMUR semua berkat KERJA KERASNYA
Surat Pangkapi TIDAK ADA HASIL YANG NYATA DALAM MENGAMBIL KEBIJAKAN,...
Muhammad Ucok D'kaka ga' ad.
Yudistira Ardy Rukka ngomongin yg lain aja,..ga ada guna-gunanya punya WAKIL RAKYAT
Syawal Iwal Moor rugi pilih wakil rakyat...... gak mewakili aspirasi rakyat di daerah.....
Andie Diean bagussssssss........LANJUTKAN
Dy' Leonard Likumahua wara wiri wae.....
Mamang Ayut idiot ...!!!
Modesta Beth
bisa dibubarkan gak ya :p kinerjanya gak ada...yg sering terlihat adalah mereka wakil rakyat utk habisn duit rakyat...bukan menyampaikan aspirasi...bisa dimaklumi karena untuk terpilih jd wakil rakyat mereka menghalalkan segala cara... jd skarang ktika menjabat mereka semaunya...
Edhay Edan Lw ntar musim caleg aq gk bakal milih lagi, kecuali mereka mau ngasih duit minimal 10juta 1suara, jd lw dy ud jadi mw ngpain ja trserah, mw peduli at gk sm rakyat, bkn mata duitan tp prnspny gk dikasih gk milih, yg spndpt like y? Cz aq pkir sma ja qt dpt ap? Mending gk milih y kn? Drpd bikin pusing ja n hny wt mrka kaya ja..
Doli Uli S S Ibarat maen sepak bola,, tuh dpr cuma bisa ngasi bola2 tanggung... Banyak yg cuma hangat2 tapi hilang kemudian, trus hobi menghandirkan kontroversi
DPR taon ini lebih mirip selebriti ketimbang politisi!
Radytia Adrianto Cuman mntingkan urusannya sendiri aja... Smuanya minta fasilitas... Tp ga ada krja... Smoga ALLAH membalas kebejatannya....
Ediz Jolan
Krja DPR thun ini..? Hancurrrrr......
Polim Husni Banyak bohong dan malas.,
Nurwendi ingat DPR adlh wakil rakyat urutannya, presiden sama wakil presiden, wapres bkerja kpd presiden
gubernur dan wkil gubernur, .wagub bkrja untk gubernur, bupati dgn wakil bpati wabub bkerja untk bpati
rakyat dgn wkil rakyat. Seharusnya wakil rakyat yg bkerja untk rakyat. Gmana negara mau maju, rakyat yg sharusnya memimpin aspirasinya tdak ddengar. Harusnya gaji rakyat lbh bsar dr pd wakilnya? Bnar2 dunia mo kiamat.
Devit Wong Wah, si Ruhut sih bilang perform DPR sdh LUAR BIASA! Btw, kt mo jln2 study banding dimn neh? Mumpung anggaran buanyakk! He3
GLadiesa VaNina SibolaBekel kurang memuaskan.. masih perlu pembenahan d hati nurani mereka..
Mimi Fakhri Abbas Yang pasti masih jauh dari harapan rakyat....msh mementingkan kepentingan pribadi....
urusan negara jadi dinomor 2kan
Nanang Malomo tale'-talekan..
Jend Calvin pasti.....ga akan berhasillltu doa w...?mementikan kehidpan rakyat
dlu ...bru....buat...?CATAT ya...ckckck
Idham Kholid Supriyo ooooooo...... saya baru denger nih bahwa DPR juga ada kinerjanya....
Taufan Hepta mbuh zoo..
CATATAN DPR SETAHUN
1. Biaya Pelantikan Rp 12 Milyar
2. Anggaran Plesiran Rp 122 Milyar
3. Rp 8,4 Milyar 1 RUU inisiatif DPR
4. Rp 445 Milyar Rumah Kalibata
5. Pemakaman Century gate
6. Malas Melaporkan Kekayaan
7. Pembolos
fashingnet.com- Facebooker menilai kinerja Dewan Perwakilan Rakyat pada tahun pertama ini terhitung 1 Oktober 2009 hingga 2010 belum meuaskan. Memang belum ada UU yang mengatur parameter kinerja Dewan dan nyaris tidak ada yang bisa memberikan penilaian kecuali rakyat yang terwakili itu sendiri.
Berdasar komentar jawaban facebooker terhadap pertanyaan "Bagaimana kinerja DPR dalam setahun ini?" ternyata beragam penilaian. Dari puluhan jawaban itu mayoritas facebooker kecewa terhadap DPR karena dianggap tidak mendengarkan aspirasi rakyat.
Dalam hal ini, DPR lebih sibuk mencari uang untuk kepentingan pribadi dan keluarganya dibanding memikirkan kepentingan rakyat yang memilihnya. Bahkan dengan anggaran yang besar, DPR hanya suka jalan-jalan dan terlalu sering kunjungan ke luar negeri.
Ada juga facebooker yang menilai DPR yang kini memiliki 11 komisi ini seperti selebriti dibanding wakil rakyat. Lebih suka menciptakan kontroversi dan tidak mementingkan bangsa dan negara. Hanya panas tahi ayam dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. DPR sekarang lebih mirip selebriti ketimbang politisi.
Dari beberapa gambaran facebooker terkait kinerja DPR di atas tentu tidak semua seperti itu karena yang disoroti oleh facebooker yang muncul di media massa baik cetak maupun elektronik. Masih ada anggota DPR yang memikirkan kepentingan rakyat, kepentingan bangsa dan negara walau tidak terekspos oleh media. Mereka juga ada yang berfikir dan bekerja siang malam untuk kepentingan rakyat, walau tidak semua begitu.
Tidak sedikit anggota DPR yang mengkritisi kebijakan dan keputusan pemerintah, entah untuk kepentingan politiknya atau memang demi aspirasi rakyat. Demikian juga banyak anggota DPR yang mendukung kepentingan pemerintah, entah memang kebijakan pemerintah dinilai sudah tepat atau memang karena sebagai partai pendukung pemerintah yang takut kehilangan jabatan. Para pembaca sudah tahu itu dan masih ada harapan untuk memperbaiki kinerja DPR dalam waktu yang tersisa sekitar 4 tahun lagi.
9 FRAKSI
Fraksi Partai Demokrat
(F-PD) (148)
Mohammad Jafar Hafsah
Fraksi Partai Golongan Karya
(F-PG) (107)
Setya Novanto
Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
(F-PDIP) (94)
Tjahjo Kumolo
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera
(F-PKS) (57)
Mustafa Kamal
Fraksi Partai Amanat Nasional
(F-PAN) (46)
Asman Abnur
Fraksi Partai Persatuan Pembangunan
(F-PPP) (37)
Hasrul Azwar
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa
(F-PKB) (28)
Marwan Ja'far
Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya
(F-Gerindra) (26)
Mujiyono Haryanto
Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat
(F-Hanura) (17)
Ahmad Fauzi
11 Komisi di DPR RI
Komisi I, membidangi pertahanan, luar negeri, dan informasi.
Komisi II, membidangi pemerintahan dalam negeri, otonomi daerah, aparatur negara, dan agraria.
Komisi III, membidangi hukum dan perundang-undangan, hak asasi manusia, dan keamanan.
Komisi IV, membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan.
Komisi V, membidangi perhubungan, telekomunikasi, pekerjaan umum, perumahan rakyat, pembangunan pedesaan dan kawasan tertinggal.
Komisi VI, membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, usaha kecil dan menengah), dan badan usaha milik negara.
Komisi VII, membidangi energi, sumber daya mineral, riset dan teknologi, dan lingkungan.
Komisi VIII, membidangi agama, sosial dan pemberdayaan perempuan.
Komisi IX, membidangi kependudukan, kesehatan, tenaga kerja dan transmigrasi.
Komisi X, membidangi pendidikan, pemuda, olahraga, pariwisata, kesenian, dan kebudayaan.
Komisi XI, membidangi keuangan, perencanaan pembangunan nasional, perbankan, dan lembaga keuangan bukan bank.
Total anggaran DPR di APBN Perubahan Rp 1,22 triliun
Sebanyak 52% untuk Biaya Kunjungan dalam dan luar negeri
yaitu Rp 640.466.364.000
Target ada 70 RUU
Disyahkan hanya 10 UU
Ada 24 RUU inisiatif DPR yang belum selesai
Wilayah paling sering dikunjungi
Riau dan Sumatra Utara.
Jarang dikunjungi
Papua Barat, Banten, Sulawesi Barat
Bengkulu, Gorontalo
(berbagai sumber)
http://www.tribunnews.com/2010/10/12/facebooker-dpr-lebih-mirip-selebriti-ketimbang-politisi
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
Judul : Facebooker: DPR Lebih Mirip Selebriti Ketimbang Politisi
Deskripsi : Artikel ini menginformasikan tentang Facebooker: DPR Lebih Mirip Selebriti Ketimbang Politisi secara lengkap dan detail.