fashingnet.com- Asisten pelatih Sriwijaya United, Efan Romeo menilai kebijakan PSSI menambahkan 6 klub sebagai peserta Indonesian Futsal League (IFL) seperti mengulang kasus sepak bola di Liga Indonesia.
Keputusan itu menyulut dualisme liga (ISL dan IPL) yang menyebabkan terjadinya konflik berkepanjangan. "Konflik terjadi karena tidak jelasnya sikap dan kebijakan PSSI tentang penerapan aturan dan statuta PSSI, kini kejadian yang terulang di IFL," jelas Efan Rabu (15/2/2012).
Untuk itu, Efan berharap ada penjelasan dan tindakan bijak dari PSSI dalam menjelaskan penambahan 6 tim, sebab selama ini IFL hanya beranggotakan 8 tim dan kini menjadi 14 tim setelah adanya penambahan. "Kita meminta penjelasan, apa dasar memasukkan 6 tim tambahan itu," jelasnya.
Selama ini ada 8 klub yakni Pelindo II, JICT, Jaya Kencana United, Sriwijaya United, Electrikc PLN Yogya, Futsal Kota Bandung, Bank Sumut FC, dan SWP FC. Namun kemudian masuk 6 klub seperti Dupiad Fak Fak, Trunajaya United, Lautan Terang FC, Semarang FC, Kapuas Kalteng sehingga IFL menjadi 14 tim.
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
Judul : Kisruh ISL-IPL Menular ke Indonesian Futsal League
Deskripsi : Artikel ini menginformasikan tentang Kisruh ISL-IPL Menular ke Indonesian Futsal League secara lengkap dan detail.