fashingnet.com-EURO 2012: Drama laga perdana di grup C antara Spanyol vs Italia belum berakhir. Kali ini UEFA sedang menyelidiki bukti adanya nyanyian rasisme yang dilemparkan suporter Spanyol kepada Mario Balotelli.
Kasus ini terbongkar menyusul pengakuan yang dilakukan oleh salah satu wakil dari kelompok superter Spanyol. Ya, di laga Spanyol vs Italia yang digelar di Gdansk, Polandia, 10 Juni 2012, terdapat 200 suporter EL Matador yang melecehkan Mario Balotelli sepanjang pertandingan digelar.
Tindakan memalukan itu berbentuk nyanyian yang menjelek-jelekkan striker berkulit hitam itu. Pihak kedutaan Spanyol, Thomas Herzog merasa malu dengan tindakan suporter negaranya tersebut.
Melihat kiprah Spanyol sebagai pemilik liga terbaik di semenanjung Eropa, wajar apabila Thomas Herzog malu dengan kasus rasisme ini. Apabila benar-benar terbukti, nama baik La Liga akan sangat tercoreng. Lebih-lebih pada tahun ini, Spanyol sukses mengirim dua clubnya dalam laga final Europa League. Yakni Atletico Madrid vs Athletic Bilbao.
“Di beberapa waktu selama pertandingan, sekitar 200 pendukung mulai bernyanyi ketika Balotelli menyentuh bola. Kami jelas marah dengan tindakan kerumunan kecil pendukung Spanyol yang menunjukkan perilaku rasis tersebut,” tegasnya.
Mario Balotelli sendiri tampil cukup brilliant pada laga tersebut. Berulangkali striker bengal ini merepotkan barisan pertahanan Spanyol. Termasuk saat dia memenangi perebutan bola dengan Sergio Ramos lalu menggiring bola hingga kotak penalti, sebelum aksinya tersebut dihentikan oleh pemain lawan.
Selain menimpa Mario Balotelli, kasus rasisme juga menimpa bek Ceko, Theodor Gebre Selassie. Dia mengaku mendengar nyanyian suporter Rusia yang melecehkan namanya.
Akankah EUFA menjatuhkan hukuman kepada tim yang digadang-gadang peraih gelar Euro 2012 ini?
Sumber
Jangan Lupa Di Like Ya Gan
Judul : Euro 2012: Terbongkarnya Kasus Rasisme Pada Mario Balotelli
Deskripsi : Artikel ini menginformasikan tentang Euro 2012: Terbongkarnya Kasus Rasisme Pada Mario Balotelli secara lengkap dan detail.